Urban Poor: Kemiskinan Masyarakat Elit

Apa itu urban poor sih Girls? Menurut artikel dari BuzzFeed, urban poor itu adalah seorang yang terlihat normal, mengikuti tren tapi sebenernya mereka nggak memiliki uang, bahkan hanya untuk makan mereka kesulitan.

Urban poor itu banyak disekitar kita, tapi nggak terlihat. Kok bisa gitu? Karena urban poor itu kelihatan normal, bukan hanya normal tapi urban poor bahkan mungkin keliatan memiliki gaya karena mengikuti tren. Mereka terlihat berpunya, memiliki perangkat teknologi yang terbaru, pakaian yang bagus, sering nongkrong bersama teman-teman kantor mereka secara rutin, namun sebenarnya tidak memiliki uang.

Kemiskinan itu dikrenakan uang mereka sudah habis untuk membeli barang-barang mahal, kaum urban poor sangat berusaha mengikuti tren supaya dapat mengikuti gaya hidup orang-orang disekitarnya meskipun sulit untuk mengikutinya.

Ciri-ciri kaum urban poor ini sangat merugikan loh. Kaum urban poor biasanya menghabiskan seluruh penghasilannya hanya untuk mengejar gaya hidup, mereka tidak bisa menyimpan atau menabung uang mereka karena penghasilan mereka digunakan untuk untuk mengikuti tren. Padahal sebetulnya menabung untuk kehidupan kita di masa depan itu sangat penting, bener kan Girls?

Selain itu kaum urban poor sebetulnya menyadari bahwa dengan mengikuti tuntutan tren itu sebenernya menyulitkan mereka, tapi mereka merasa harus terus mengikuti tren meski kehabisan uang supaya mereka dapat diterima lingkungannya dan dianggap.

Karena itu kaum urban poor ini sangat rapuh, karena mereka akan merasa selalu dikritik dari komentar-komentar orang lain, mereka akan mengikuti apa yang orang lain katakana tentang mereka. Contohnya ketika orang mengomentari handphone mereka, mereka akan membeli handphone baru yang lebih canggih. Atau ketika orang lain membeli fashion item baru, para urban poor akan membelinya meski harganya mahal.

Mirisnya terkadang kaum urban poor ini sebenarnya sangat sulit mengikuti gaya hidup tersebut. Penghasilan mereka tidak seberapa untuk dapat mengikuti gaya hidup yang mewah seperti itu. Para urban poor terkadang akan menahan lapar, atau hanya membeli minum ketika pergi ke restaurant mahal, karena mereka kesulitan menyesuaikan gaya hidup.

Nah Girls, jadi urban poor itu nggak nyaman banget kan? Jangan sampai besar pasak daripada tiang, kita nggak perlu mengikuti tren dengan berlebihan hanya untuk diakui, karena kita juga harus mempertimbangkan kemampuan diri kita sendiri.

Comment

Leave a Reply

Emeron